Medan - Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Sumatera Utara (Disperkimsu) Hasmirizal Lubis memimpin apel pagi di lingkungan Disperkimsu pada Senin (3/6/2024) dan membacakan arahan Penjabat Gubernur Sumatera Utara (Pj Gubsu) Hassanudin terkait upaya pengendalian inflasi di Sumatera Utara.
Pj Gubsu Hassanudin dalam arahannya menekankan bahwa tahun 2024 penuh dengan tantangan yang harus dihadapi bersama, salah satunya adalah isu strategis terkait pengendalian inflasi di Sumatera Utara. Inflasi secara langsung mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, dan fluktuasi harga barang kebutuhan pokok dapat berdampak signifikan pada perekonomian daerah.
Berdasarkan data pemantauan harga barang kebutuhan pokok di Sumatera Utara melalui Sistem Harga Pangan Komoditas Utama (SIHARAPANKU), 25 komoditas utama di 63 pasar pantauan di 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara diawasi. Hasil pemantauan menunjukkan beberapa komoditas mengalami kenaikan harga yang signifikan, seperti gula pasir, telur ayam ras, daging ayam broiler, dan beras medium yang mengalami relaksasi harga namun tetap berada di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan.
Menyadari hal tersebut, Pj Gubsu Hassanudin meminta segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk meningkatkan koordinasi antar institusi terkait, melakukan monitoring harga dan kebutuhan masyarakat secara berkala, mendorong kompetisi dan transparansi di sektor bisnis, mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengendalian inflasi, serta mendukung pelaksanaan kebijakan fiskal dan moneter yang tepat guna dalam rangka pengendalian inflasi.
“Dengan semangat kerja keras, dedikasi, dan komitmen kita bersama, saya yakin kita dapat berkontribusi dalam upaya pengendalian inflasi di Sumatera Utara sehingga stabilitas harga dapat terjaga dan masyarakat dapat menikmati kehidupan yang lebih baik secara ekonomi,” ujar Pj Gubsu Hassanudin.