Medan – Dalam rangka pelaksanaan pilot project normalisasi Sungai Badera, Dinas Perumahan Dan Kawasan Permukiman Provsu, Balai Besar Sungai Wilayah II Sumut dan Kodam I Bukit Barisan melaksanakan Sosialisasi Rencana Normalisasi Sungai Badera dan Relokasi Warga bertempat di Balai Prajurit Makodam I Bukit Barisan, Jum’ at 09 Agustus 2019.
Acara dipimpin oleh Asisten Teritorial (ASTER) KASDAM I/BB Parluhutan Marpaung yang menyampaikan bahwa salah satu permasalahan di Kota Medan adalah terjadinya banjir. Hal ini disebabkan karena kurangnya kesadaran dalam menjaga kebersihan sungai dan saluran serta terjadinya pembangunan yang berada pada sempadan sungai serta terjadinya sedimentasi dan penyempitan badan sungai yang salah satunya adalah Sungai Badera. Oleh sebab itu akan dilakukan pilot project penanganan Sungai Badera, imbuhnya. Diharapkan adanya kerjasama dukungan dari semua pihak, terutama masyarakat yang terkena dampak normalisasi Sungai Badera agar kegiatan ini berjalan dengan lancar, tambahnya.
Kadis PKP Provsu Ida Mariana pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pertemuan ini diharapkan akan ada solusi yang terbaik untuk penanganan Sungai Badera. Acara ini merupakan tindak lanjut dari acara ataupun rapat sebelumnya. Dan bagi masyarakat yang terkena dampak akan dilakukan penilaian aset oleh tim dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Oleh sebab itu masyarakat diharapkan segera melengkapi dokumen ataupun surat tanda bukti kepemilikan tanah. Sebagai tindak lanjut setelah pertemuan ini pada tanggal 14 Agustus 2019 akan dilakukan Ground Breaking Normalisasi Sungai Badera di Kawasan Perumahan Bumi Asri.
Masyarakat pada prinsipnya mendukung kegiatan Normalisasi Sungai Badera ini, namun meminta agar proses ganti rugi tidak terlalu lama dan tidak merugikan masyarakat yang terdampak kegiatan normalisasi ini, ujar beberapa warga yang menghadiri acara sosialisasi tersebut.
Acara diakhiri dengan pengumpulan dokumen/surat kepemilikan tanah masyarakat yang berada di lokasi Normalisasi Sungai Badera yang selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan validasi atas masyarakat yang menguasai tanah. Turut serta menghadiri acara tersebut Bappeda Provsu, Dinas SDA, Cipta Karya Dan Tata Ruang Provsu, Kanwil ATR/BPN Sumut, Bappeda Kota Medan, Dinas Perkim Deli Serdang, Dinas PUPR Deli Serdang, Koramil, Babinsa, Camat Helvetia, Kantor Jasa Penilai Publik dan masyarakat yang berada di lokasi Normalisasi Sungai Badera. (dedi)